
Tidak ada yang sempurna di bawah kolong langit ini termasuk juga dengan
kepemimpinan. Ada banyak dijumpai pemimpin yang menjalankan tugas dan tanggung
jawabnya dengan cara yang kurang benar dan didorong dengan ambisi serta
kepentingan pribadi. Kedewasaan dan kematangan seorang pemimpin diuji terus
dengan berjalannya waktu. Hal tersebut dapat dilihat dari buah atau dampaknya
bagi orang-orang di sekitarnya. Pemimpin yang memberikan keteladanan melalui perkataan
dan perbuatannya serta membawa pengaruh yang positif, membuat para pengikutnya
kagum dan hormat. Namun perlu diingat pemimpin juga manusia yang masih memiliki
kelemahan dan tidak sempurna. Pemimpin bukan Tuhan. Jangan sampai kita terlalu
mengidolakan pemimpin begitu rupa, karena Tuhan membenci hal tersebut. Lukas
6:15 berkata,”Lalu Ia berkata kepada
mereka : “Kamu membenarkan diri di
hadapan orang, tetapi Allah mengetahui hatimu. Sebab apa yang dikagumi manusia,
dibenci oleh Allah.”
Seorang pemimpin yang benar mengarahkan pengikutnya bukan kepada dirinya
tapi kepada Tuhan. Tips untuk para pemimpin : “Hide yourself in God, so when a man wants to find you he will have to
go there first.” Sembunyikan dirimu di dalam Tuhan, jika manusia ingin
menemuimu, dia harus mencari Tuhan terlebih dahulu. Berikan teladan dalam perbuatan, itu jauh lebih nyata dan berpengaruh dibandingkan hanya sekedar berkata-kata. Tip untuk pengikut :
Jadikan Yesus teladan utama dan ambil teladan yang baik dari pemimpin. Jangan mengidolakan pemimpin karena pemimpin juga manusia yang tidak sempurna. (sc)